Pengertian dan penyebab Agoraphobia

penyebab Agoraphobia

Agoraphobia adalah  gangguan kecemasan yang berlebihan, pada umumnya ini yang terjadinya membuat penderita mengalami rasa takut yang membuatnya merasa tidak nyaman dan  perasaan ingin menghindar dari tempat dan keadaan yang membuat serangan panik  dan malu. Beberapa penderita melalui halangan bisa saja serupa dengan rasa terjebak di suatu tempat ketika mendapati hal yang membuat terkesan seram pada saat itu terjadi keadaan penderita akan merasa tidak berdaya. Beberape berpendapat bahwa suatu masa ketika penderita dalam keadaan sendiri juga disana terdapat keramaian dalam kondisi mengantre penderita akan terkena serangan panik.

Situasi yang memperburuk dengan adanya tempat terbuka dan tempat tertutup yang menyebabkan oenderita merasa takut pada saat di tempat terbuka penderita akan  mengalami rasa cemas yang berlebihan semisal berada di jembatan atau parkir kemudian jika penderita mengalami ketakutan pada serta tempat tertutup semisal toko dan bioskop adanya khawatir yang diliputi rasa takut oleh penderita. Gangguan serangan panik juga menjadi hal yang membuat seseorang merasa cemas akan sesuatu hal yang dianggapnya terjadi lagi

Diagnosis menderita Agoraphobia, maka diagnosisnya diambil berdasarkan pada gejala dan tanda klinis pada penderita untuk mengetahui secara langsung adanya keadaan ini.

  1. Wawancara terhadap penderita yang hanya dilakukan oleh dokter, psikolog, atau psikiater.
  2. Pemeriksaan fisik, secara langsung untuk mengetahui adanya penyebab yang membuat penderita merasa cemas.

Apabila gejala ini terus menerus dalam diri harap segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan secara langsung karena gangguan agoraphobia ini dapat membatasi aktivitas sehari-hari dan membutuhkan perhatian lebih banyak daripada yang lain. Seringnya  penderita merasa terlalu takut bahkan selama beberapa tahun penderita akan kesulitan untuk keluar rumah karena merasa takut.

 Beberapa gejala komplikasi dialami  Agoraphobia, antara lain:

  1. Mengosumsi alkohol dan NAPZA.

Alkohol membuat orang kehilangan kendali dan membuat mereka tidak sadarkan diri, jauhi alkohol untuk terhindar dari penyakit lainnya

  1. Gangguan mental seperti gangguan kecemasan atau gangguan kepribadian.

Gangguan kecemasan akan memperburuk keadaan karena semua terkait mempunyai fobia

  1. Depresi karena susuatu

Depresi menyebabkan rasa cemas dan kondisi stres hingga menyebabkan beberapa serangan panik

Dilansir dari halaman hellosehat.com Agoraphobia biasanya diikuti dengan serangan panik. Penderita agoraphobia dapat mengalami rasa cemas disaat keadaan yang tidak menyenangkan. Serangan panik terjadi dengan gejala, seperti: nyeri dada, berdebar-debar, sesak napas, pusing, gemetar, rasa tersedak, berkeringat, rasa panas pada tubuh, menggigil, mual, diare, sensasi kesemutan

Penyebab Agoraphobia belum bisa di ketahui. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko, antara lain:

  1. Fobia lain seperti klaustrofobia dan fobia sosial.
  2. Obsessive compulsive disorder (OCD).
  3. Riwayat kekerasan fisik.
  4. Obat-obatan.
  5. Faktor keturunan

Agoraphobia akan terjadi pada kebanyakan wanita daripada laki-laki. Gangguan ini muncul pada usia remaja ke dewasa mungkin di usia rata-rata usia 20 tahun. Pencegahan agoraphobia tidak banyak kemungkinan. Namun, pengobatan lebih cepat akan lebih baik perasaan cemas atau panik mungkin membantu dan menghilang dengan perlahan. Dilakukan pencegahan sedini mungkin karena beberapa waktu gangguan kecemasan akan memperburuk keadaaan sehingga bisa mengganggu aktifitas saat itu. Kemungkinan terbaik pengobatan serta penanganan yakni dengan psikolog juga psikiater untuk bisa mendapat pengertiap dan tahya jawab kepada penderita untuk  bisa mengeluarkan ketakutannya dan penanganan dengan terjadwal akan memberikan dampak baik nantinya.

Referensi

alodokter.com

hellosehat.com

Referensi gambar

health.detik.net

admin

shares