Gejala Awal Kehamilan yang Tidak Disadari Ibu Hamil

Gejala Awal Kehamilan yang Tidak Disadari Ibu Hamil

Banyak yang salah dalam mengartikan gejala awal kehamilan sebagai gejala PMS (Premenstrual Syndrome). Meskipun begitu, terdapat beberapa gejala khas yang akan muncul pada tahap awal kehamilan yang umum dialami oleh ibu tanpa sepengetahuannya.

Gejala Awal Kehamilan

Berikut beberapa tanda-tanda awal kehamilan :

  1. Suasana hati yang mudah berubah

Di awal usia kehamilan, suasana hati ibu akan lebih sering berubah secara tiba-tiba tanpa ada alasan yang jelas. Hal in dikarenakan terjadi perubahan hormon dalam tubuh dan juga normal selama 3 bulan pertama kehamilan. Ibu juga akan menjadi lebih mudah marah,  cemas, sedih tanpa alasan yang jelas bahkan ada yang sampai menunjukkan gejala depresi meskipun jarang.

  1. Kram dan pendarahan

Kram juga dialami oleh ibu hamil terutama pada bagian bawah perut. Rasa kram ini mirip dengan kram saat haid. Selain kram, ibu juga bisa mengalami pendarahan implantasi sehingga menimbulkan bercak-bercak berwarna kecoklatan atau merah muda seperti menstruasi namun hanya sedikit saja atau flek.

  1. Siklus haid berhenti

Banyak yang mencurigai bahwa dirinya sedang hamil saat siklus haid tiba-tiba berhenti. Namun terdapat juga banyak faktor yang mempengaruhi terhentinya siklus haid atau haid terlambat seperti lelah, stres, konsumsi pil kontrasepsi, dan faktor lainnya. Bisa juga karena terjadi perubahan hormon sehingga haid menjadi terlambat beberapa hari hingga beberapa minggu.

  1. Konstipasi atau sembelit

Konstipasi atau sembelit juga menjadi gejala awal kehamilan. Hal ini karena terjadi perubahan hormon yang berdampak pada kerja sistem pencernaan sehingga menjadi lebih lambat yang akhirnya membuat ibu hamil sering mengalami konstipasi.

  1. Reaksi makanan yang berbeda

Ibu dapat memberikan reaksi pada makanan yang berbeda, tidak seperti biasanya. Ada kalanya ibu menyukai makanan tertentu namun ada juga yang bahkan sampai tidak menyukainya. Kondisi ini sering disebut dengan ngidam dan merupakan hal yang normal selama masa kehamilan. Terjadinya perubahan hormon juga dapat mengakibatkan ibu memberikan reaksi makanan yang berbeda.

  1. Sakit kepala

Apabila ibu jarang sakit kepala namun tiba-tiba mengalami gejala awal kehamilan yang telah disebutkan sebelumnya disertai dengan sakit kepala, ibu mungkin saja sedang hamil. Terjadinya perubahan hormon dalam tubuh dan juga terjadi peningkatan tekanan darah yang akhirnya menyebabkan sakit kepala. Sakit kepala ini bisa dibilang ringan namun sering terjadi.

Untuk memastikan jika ibu benar-benar hamil setelah mengalami gejala awal kehamilan, ibu bisa menggunakan testpack atau alat test kehamilan atau bisa datang ke dokter untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan. Jika positif hamil, ibu sebaiknya mulai menjaga kesehatan dan pola hidup sehat agar bayi dapat tumbuh dengan baik hingga hari kelahirannya. Ibu bisa mengonsumsi Lactamil khusus untuk ibu hamil.

admin

shares