5 Jenis Spanduk beserta Fungsinya untuk Kegiatan Pemasaran

enis Spanduk beserta Fungsinya untuk Kegiatan Pemasaran

Tiap kali jalan-jalan, selalu saja ketemu dengan spanduk. Misalnya ketika main ke restoran, toko, serta acara tertentu. Pemunculannya pun tidak selalu sama. Ada yang berbentuk bendera, melengkung, hingga mirip tenda di acara perkemahan itu. Kira-kira ada berapa sih jenis banner yang sering digunakan untuk kegiatan pemasaran? Berikut 5 di antaranya.

  1. Flag

Bentuknya yang menyerupai bendera tentu paling cocok jika ditempatkan di luar ruangan. Apalagi ketika cuaca sedang cerah dan agak berangin. Barulah pesona banner ini mampu menarik mata siapapun untuk menatapnya lama-lama. Bentuk flag banner tidak hanya kotak persegi panjang seperti bendera pada umumnya.

Seiring waktu, bentuk flag banner bisa menyerupai bulu burung dan teardrop. Umumnya ukuran flag banner ini berkisar 3 inci x 5 inci. Tidak terlalu besar memang. Hanya saja jumlah yang dipasang cukup banyak. Untuk memasangnya di pinggir-pinggir jalan tentu memerlukan pijakan tanah yang baik. Terutama ketika musim kemarau masih berlangsung.

  1. Roll-up Banner

Roll-up banner acapkali ditemui saat menghadiri acara-acara khusus seperti seminar, pelatihan, hingga mendemonstrasikan penggunaan produk. Tujuannya untuk memperlihatkan image perusahaan, memperkenalkan produk, hingga meningkatkan penjualan. Berhubung penggunaan billboard cukup mahal karena ada tarikan pajak, maka dipilihlah alternatif ini.

Sesuai dengan namanya, roll-up banner ini bisa digulung dan ditarik sesuka hati. Jenis banner ini bisa digunakan secara berulang-ulang dan diganti desainnya sesuai kebutuhan. Berhubung sifatnya sangat mobile dan praktis, maka tidak perlu banyak tempat saat dipindahkan. Cukup gulung saja dan naikkan ke atas motor. Dijamin aman sampai tujuan.

  1. Mini X-banner

Secara keseluruhan, banner ini memiliki bentuk yang sama dengan x-banner. Hanya saja ukurannya cukup kecil. Mini x-banner ada yang berukuran 60 x 160 cm, 25 x 40 cm, hingga 26 x 38 cm. Penempatannya sendiri tidak memerlukan uang yang luas. Sebab, mini x-banner bisa dipasang di atas meja sehingga bisa menciptakan kesan minimalis.

Berhubung ruang desainnya cukup sempit, maka informasi yang ada pada banner ini lebih baik dibuat seminim mungkin. Asalkan menarik ketika dipandang oleh audien. Untuk bahan kerangkanya, bisa pilih antara aluminium atau yang dari plastik. Kemudian jika dimaksudkan agar terlihat eksklusif dan halus, Anda bisa pilih bahan cetak yang berasal dari albatros.

  1. Y-Banner

Bentuk y pada banner ini diambil dari kerangkanya (tiang penyangga) yang terbuat dari fiber. Sedangkan bentuk banner-nya tetap persegi panjang. Kemudian dibuat pula alas pada bagian bawah agar banner bisa berdiri dengan kukuh. Umumnya, y-banner memiliki ukuran 60 x 160 cm. Penggunaan banner ini paling cocok untuk beragam pameran di luar kota.

  1. X-Banner

Dengan adanya sistem bongkar-pasang, maka penggunaan x-banner jadi lebih praktis. Ruang desain jenis banner ini juga tergolong luas sehingga Anda bisa memuat lebih banyak informasi di dalamnya. Begitu selesai digunakan, Anda bisa langsung memasukkan banner ini ke dalam tas ataupun kantong khusus sehingga tidak makan banyak tempat penyimpanan.

Selain mini x-banner, ada lagi varian lainnya, yakni x-banner untuk keperluan indoor dan x-banner versi standar. Untuk x-banner standar umumnya digunakan untuk kegiatan seminar. Baik penyelenggaranya dari pihak perusahaan ataupun sekolah/perguruan tinggi. Sedangkan x-banner indoor khusus digunakan untuk mendukung acara pameran di dalam ruangan.

Adanya variasi jenis spanduk di atas tentu bisa memudahkan penggunaan untuk berbagai macam kegiatan. Apakah saat ini sudah bisa pesan salah satu dari banner di atas via online? Tentu saja. Salah satunya bisa kunjungi platform seperti Printerous yang saat ini sudah bermitra dengan lebih dari 350 perusahaan percetakan di 30 kota besar Indonesia.

admin

shares