5 Hal yang Harus Kamu Ketahui tentang Liga 1 Indonesia

Liga 1 Indonesia

Liga 1 Indonesia memang jadi liga paling ditunggu-tunggu oleh para pecinta sepakbola. Untuk itu, tak ada salahnya untuk kilas balik kompetisi bergengsi satu ini, sekaligus melihat jadwal dan daftar pemain yang potensial.

Perjalanan Panjang Liga 1 Indonesia 2018

Liga 1 2018 telah usai diselenggarakan, setelah menyelenggarakan sebanyak 612 pertandingan akhirnya Persija Jakarta yang di arsiteki oleh pelatih asal negara Brazil yaitu Stefano Teco Cugurra keluar sebagai sang juara. Perjalanan Persija Jakarta untuk meraih juara tentunya di dasari oleh kerja keras semua elemen dari klub Persija Jakarta. Sebab sebelum meraih juara Liga 1 2018, Persija Jakarta telah merengkuh 2 Piala, yaitu Piala Presiden 2018 dan Piala Turnamen Boost Sportsfix Super Cup 2018 di Malaysia. Ini merupakan pencapaian terbaik yang pernah diraih klub asal ibu kota tersebut.

Bomber andalan PS Tira, Alexander Rakic berhasil menyabet penghargaan individu sebagai top scorer dengan berhasil mencetak 21 gol. Atas prestasi yang berhasil dicapai tersebut Alexander Rakic layak mendapatkan Sepatu Emas. Disisi lain, gelandang box to box asal ibu kota yaitu Rohit Chand berhasil menyabet penghargaan sebagai pemain terbaik liga 1 2018, permainan impresif dan konsisten menjadi kunci Rohit Chand berhasil membawa Persija Jakarta juara.

Kabar Kurang Sedap Liga 1 2018

Beda dari tahun-tahun sebelumnya, Liga 1 2018 banyak beredar berita-berita kurang sedap dari kekerasan antar suporter sampai kasus pengaturan skor atau match fixing. Minggu (23/9) menjadi duka dalam untuk semua masyarakat pecinta sepakbola Indonesia terlebih lagi sang keluarga dari Haringga Sirila yang tewas mengenaskan setelah dikeroyok oleh beberapa suporter asal Persib Bandung. Pada sore itu, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi tempat terakhir Haringga menghembuskan nafas terakhirnya.

Kasus Match Fixing juga harum berhembus di Liga 1 2018. Setelah dibentuk Satuan Tugas Anti mafia sepakbola dan terus bekerja melakukan penyelidikan dan penyidikan guna memerangi mafia yang melakukan tindakan pengaturan skor atau match fixing di sepakbola Tanah Air. Sejauh ini, total ada 11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Enam diantaranya, telah ditahan.

Peserta yang degradasi dan promosi

Setelah bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2018, terdapat 3 klub yang berhasil promosi ke Liga 1 Indonesia 2019 yaitu PSS Sleman berhasil keluar sebagai juara Liga 2 2018, Semen Padang keluar sebagai runner up, dan Kalteng Putra berhasil memenangkan perebutan tiket terakhir Liga 1 2019 setelah berhasil mengalahkan Persita Tangerang diperebutan juara ketiga. Klub ketiga tersebut menggantikan posisi Mitra Kukar, PSMS Medan, dan Sriwijaya FC yang terdegradasi ke Liga 2 2019.

Mitra Kukar menyerah 2-1 di hadapan sang jawara Persija sehingga dipastikan finis di peringkat kedua dari dasar klasemen. PSMS resmi menjadi juru kunci menyusul kekalahan telak 5-1 dari PSM Makassar, yang menyudahi musim sebagai runner-up, sementara Sriwijaya terpuruk d posisi ke-16 usai takluk 2-1 kontra tuan rumah Arema FC.

Jadwal Liga 1 Indonesia 2019

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) berencana memulai kompetisi Liga 1 2019 pada 8 Mei 2019. Sementara itu, untuk Liga 2 2019, operator kompetisi tersebut akan membuka musim baru pada Juni, setelah Hari Raya Idul Fitri 2019. Rencana tersebut bakal menjadi realisasi dari apa yang pernah diucapkan Plt Ketua PSSI, Joko Driyono. Saat Kongres PSSI di Bali, Joko Driyono menyebut Liga 1 2019 akan bergulir lagi antara tanggal 1 atau 8 Mei 2019.

Namun, Chief Operating Officer PT LIB, Tigorshalom Boboy, mengungkapkan kompetisi akan digelar pada 8 Mei mengingat opsi 1 Mei sangat sulit dilakukan. Sementara untuk Liga 2 2019, Juni menjadi momen ideal untuk memulai kompetisi. Momen setelah Idul Fitri 2019 menjadi opsi paling bagus untuk memulai Liga 2 2019. Hal itu merujuk pada fakta tidak semua klub memiliki stadion yang bisa digunakan pada malam hari. Fakta tersebut menjadi pertimbangan utama karena selama Ramadan 2019, pertandingan Liga 1 akan digelar usai berbuka puasa.

Bicara soal laga perdana Liga 1 2019, Tigorshalom Boboy mengungkapkan, Persija Jakarta menjadi opsi pertama untuk melakoni laga pembuka karena berstatus juara bertahan. Namun, COO PT LIB itu masih belum mau menyebut siapa yang akan menjadi lawan Macan Kemayoran.Jika melihat awal musim 2018, Persija Jakarta akan menghadapi juara Piala Presiden 2019 pada pembuka Liga 1 2019. Hal itu terjadi pada musim lalu, kala Bhayangkara FC yang berstatus juara Liga 1 2017, bertemu Persija Jakarta, yang menjadi jawara Piala Presiden 2018.

6 Bek Sayap Potensial yang Bakal Bersinar di Liga 1 2019

Peran seorang bek sayap di kompetisi sepak bola Indonesia mulai terasa sangat penting. Sejumlah pemain penting di Liga 1 pun hadir dari posisi yang bertugas mengawal lini pertahanan bagian luar sebuah tim.

Dalam sepak bola modern, pemain yang menempati posisi sayap di lini pertahanan memiliki peran yang juga sangat penting. Pergerakan yang dibutuhkan tak hanya saat bertahan menghalau serangan dari sayap tim lawan, tapi juga membantu proses penyerangan, mulai dari membangun serangan dari sayap, melepaskan umpan silang ke jantung pertahanan, hingga mencetak gol.

Sebut saja Rezaldi Hehanussa di Persija, atau Putu Gede Juni Antara di Bhayangkara FC. Keduanya merupakan benteng kukuh yang diberi kepercayaan untuk menghalau serangan lawan dari sisi luar. Namun, pada momen yang berbeda, mereka harus bisa ikut membantu tim melakukan serangan. Keduanya pun menjadi andalan untuk melakukan proses permainan serupa ketika membela Timnas Indonesia.

Jika melihat sepak bola Eropa, pemain-pemain seperti Jordi Alba dan Dani Alves merupakan contoh yang sangat baik menggambarkan fungsi luar biasa dari seorang bek sayap. Namun, di Indonesia pun tak sedikit pemain dengan posisi bek sayap yang menjadi andalan bagi timnya dalam menjalankan strategi dari pelatih.

Sejumlah pemain berposisi bek sayap diprediksi akan tampil cemerlang ketika membela klub masing-masing di Liga 1 musim depan. Daftar keenam pemain tersebut adalah Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta), Putu Gede Juni Antara (Bhayangkara FC), Ardi Idrus (Persib Bandung), Abu Rizal Maulana (Persebaya Surabaya), Marko Sandy (Madura United), dan Alsan Sanda (Bhayangkara FC).

admin

shares